Katakan ‘Ya’ terhadap Sistem Employee Self Service

Employee Self Service (ESS) adalah tren human capital management yang sedang digandrungi perusahaan, karena diciptakan untuk tujuan yang sangat baik, yaitu memberikan keleluasaan kepada karyawan untuk dapat melakukan absensi dari mana saja dan kapan saja, serta memantau data pribadi, seperti jatah cuti yang mereka miliki, dengan harapan mereka akan lebih nyaman dalam bekerja dan bertanggung jawab dalam pekerjaan. Sebenarnya, Self Service bukanlah sebuah konsep baru, karena sudah ada bank atau restoran yang menerapkan konsep Do It Yourself. Anda tentu lebih suka untuk tidak menunggu, jika Anda bisa melakukannya sendiri. Hal yang sama berlaku pula dalam lingkungan kerja.


HRD memainkan peran signifikan dalam bisnis apapun. Selama ada workforce, gaji wajib dibayarkan, pajak dihitung dan kebijakan perusahaan perlu disesuaikan. Namun, sangat disayangkan karena selama ini kebanyakan waktu HRD dihabiskan untuk mengurus pekerjaan administratif, sehingga profesional HR tidak memiliki waktu untuk fokus pada isu-isu strategis yang dapat memengaruhi bottom line suatu bisnis. Sementara itu, ada juga banyak tugas HRD yang dapat ditangani oleh masing-masing karyawan karena berhubungan dengan keseharian mereka, seperti absensi. Jadi, dengan mengoperasikan sistem ESS, HRD akan memiliki lebih banyak waktu untuk berhadapan dengan persoalan-persoalan yang lebih strategis di perusahaan.


Sekarang adalah saat yang tepat untuk mulai memanfaatkan ESS di perusahaan. Mengapa demikian? Ada beberapa alasan untuk Anda pertimbangkan. Alasan pertama adalah generasi milenial yang mulai mendominasi dunia kerja. Saat ini ada sekitar 42% generasi milenial di dalam angkatan kerja (sumber: Juniper Research 2017). Kita semua tahu bahwa generasi milenial adalah generasi yang sangat bergantung kepada IT. Alasan kedua adalah pesatnya penetrasi mobile phone internet di Indonesia, yang diprediksi akan terus meningkat dari sebesar 28.8% pada tahun 2017 menjadi 40.6% dalam lima tahun ke depan (sumber: Global Partnership for Inclusion 2013 – 2015). Alasan ketiga tak lain adalah untuk meningkatkan kenyamanan dan engagement karyawan di tempat kerja dengan menjadi kekinian.


Sistem ESS modern membantu terciptanya workspace yang nyaman bagi karyawan. Melalui ESS karyawan dapat mengambil cuti atau izin serta mengurus absensi mereka langsung dari ponsel mereka. Karyawan tak perlu lagi menunggu lama karena manajer bisa langsung melihat adanya request yang masuk langsung dari ponsel mereka juga. Proses absensi ini tak melibatkan HR, sehingga waktu HR bisa digunakan untuk memikirkan strategi-strategi yang dapat mendukung pertumbuhan dalam perusahaan. Selain itu, perusahaan juga dapat mengurangi biaya cukup besar yang dikeluarkan untuk mencetak form cuti atau izin karyawan. Biaya tersebut bisa digunakan untuk hal-hal lain yang lebih penting dalam upaya memajukan perusahaan.


Human Resource Management System SIAP+P memiliki fitur ESS yang dapat membantu Anda memberikan kenyamanan dan kebebasan sesungguhnya kepada karyawan. Hubungi Feti di 021 386 1772 atau melalui email ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. .

Latest News

Solusi HRIS SIAP+P Mendapat Penghargaan Top HC/HR Solution 2017

 

Pada tanggal 31 Oktober 2017 Kementerian Komunikasi dan Informasi, yang bekerja sama dengan ...

Readmore

APAC CIO Outlook Magazine

PT Realta Chakradarma featured as TOP 50 Most Promising Microsoft Solution Provider 2016 - CIO ...

Readmore

Close Off Implementation SIAP+P di PT Unza Vitalis

Sebagai market industri kosmetik yang sangat besar, Indonesia membuka peluang yang lebar bagi para ...

Readmore

Mercure Cikini Gunakan SIAP+P

Kawasan Cikini, Jakarta, dikenal  sebagai pusat perdagangan kota dengan daya tarik tersendiri. ...

Readmore

Close Off Implementation SIAP+P di Ibis Manado

Sebagai kota dengan industri pariwisata yang terus bertumbuh, Manado semakin dikenal dan diminati ...

Readmore